Digital Radiologi

Jasa Digital Radiologi

Jasa Digital Radiologi

Sistem Radiologi Digital Permudah Petugas Medis hingga Pasien Jalani Pemeriksaan

KEMAJUAN pesat dari dunia teknologi, memang ditujukan untuk mempermudah aktivitas manusia dalam berbagai aspek.

Perkembangan teknologi, jikalau dialokasikan dengan tepat sejatinya memang bisa memberikan manfaat bagi orang banyak. Salah satunya perkembangan teknologi di bidang medis atau kedokteran.

Salah satunya penerapan teknologi maju di dalam dunia ilmu kedokteran, ialah dengan adanya penerapan teknologi digital yang dilakukan untuk pemeriksaan radiologi, yaitu cara-cara pemeriksaan yang menghasilkan gambar bagian dalam tubuh manusia untuk tujuan diagnostik yang dinamakan imaging atau pencitraan.

Baca juga: Kota Ini Izinkan Warganya Berhubungan Seks di Tempat Umum, Mau Pindah ke Sana?

Modalitas radiologi sendiri mulai dari x-ray konvensional, USG, CT-Scan, MRI, dan Angiografi. Modalitas pencitraan (radiologi), ialah istilah dari alat-alat yang digunakan dalam bidang radiologi untuk melakukan diagnosa terhadapa penyakit.

Diskusi Radiologi (Pradita Ananda/Okezone)

Dengan kemajuan bidang teknologi, radiologi yang dulu teknisnya dilakukan secara konvesional yakni dengan mencetak film rontgen, kini dengan sistem komputerisasi maka pemeriksaan radiologi sudah dilakukan dengan sistem radiologi digital. Tidak hanya gambar yang dihasilkan lebih tajam, tetapi bisa juga berwarna, dan dilihat dari berbagai sudut angle.

Lalu secara manfaat, sebetulnya apa saja manfaat yang bisa didapat dari penerapan sistem pemeriksaan radiologi digital dibandingkan radiologi konvensional? Menjawab pertanyaan ini, Okezone pun bertanya kepada Dr. Vonny N. Tubagus, Sp Rad (K) selaku Sekretaris Jenderal Persatuan Dokter Spesialis Radiology Pusat (PDSRI).

Baca juga: Biasa Tampil Tomboy, Atlet Voli Aprilia Manganang Terlihat Cantik Pakai Rok

“Seiring dengan bertambahnya penyakit kronis dan populasi lansia di era yang modern ini, radiologi memiliki peran yang penting dalam memastikan pasien mendapatkan perawatan medis yang tepat. Oleh karenanya, menjadi sangat penting bagi ahli radiologi dan dokter untuk mendapatkan gambar dan laporan radiologi yang akurat dan komprehensif, sebagai upaya untuk memastikan penanganan pasien yang lebih akurat dan cepat. Menerapkan teknologi digital cerdas, akan membantu para ahli radiologi dan dokter dalam memberikan diagnosis dan membuat keputusan yang lebih akurat dan efisien. Selain itu, pasien hemat waktu tunggu dan lebih sedikit terkena paparan sinar x radiologi,” ungkap Dr.Vonny saat ditemui dalam acara konferensi pers “Studi Kasus di Departemen Radiologi Rumah Sakit Premier Bintaro Mengungkapkan Manfaat dari Transformasi Digital Di Rumah Sakit” di rumah sakit Premier Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (6/9/2018).

Konsultasi kedokteran

Senada dengan Dr.Vonny, Erni Rosnawati Rusmana selaku Head of Radiology, RS.Premier Bintaro juga menuturkan selain menghasilkan hasil gambar yang lebih tajam dan akurat, di sisi lain dengan penerapan pemeriksaan radiologi digital ini maka otomatis waktu dari pelaku medis seperti ahli radiologi hingga dokter, dan tentunya pasien sendiri akan jauh lebih hemat. Sebab, pasien tidak perlu bolak-balik melalukan pemeriksaan radiologi dan bisa langsung ditangani oleh dokter yang berwenang.

Baca juga: SUPER HOT! Tren Nempelin Nanas di Payudara Ramaikan Medsos, Jangan Salah Fokus!

“Dengan adanya PACS (picture archieving communication system) kan langsung terhubung, nge-link ke modality sehingga mengurangi peluang terjadinya kesalahan. Lalu setelah pemeriksaan, pasien bisa datang langsung ke dokter yang dirujuk atau dibawa ke radiologi untuk diperiksa. Selain itu, dengan sistem digital secara otomatis data pasien tersimpan, sehingga kalau dibutuhkan lagi bisa diakses dengan mudah,” tambah Erni yang ditemui di kesempatan yang sama.

Sementara itu, dari hasil hasil studi independen mengenai penerapan teknologi digital yang dilakukan di Departemen Radiologi RS Premier Bintaro. Studi ini mengungkapkan bahwa rumah sakit dapat melakukan penghematan biaya sebesar 31 persen per pemeriksaan pasien, terutama karena semakin berkurangnya penggunaan film rontgen, mempersingkat waktu tunggu pasien hingga 38 persen berkat efisiensi alur kerja, dan meningkatkan ketepatan diagnostik sebesar 10 persen dari kualitas gambar dan pengukuran radiologis yang lebih baik.

https://lifestyle.okezone.com/read/2018/09/06/481/1947074/sistem-radiologi-digital-permudah-petugas-medis-hingga-pasien-jalani-pemeriksaan